“Kami imbau ke masyarakat untuk menjaga kesehatan, karena virus ini dilawan oleh kebugaran tubuh, biasanya kalo fisiknya kuat bisa melawan flu,†ucap Emil, sapaan akrabnya, Senin (2/3) seperti dikutip dari
Kantor Berita RMOLJabar.
Emil pun meminta masyarakat khususnya warga Depok untuk tidak panik berlebihan. Hal itu sesuai dengan instruksi Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto bahwa mereka yang sehat untuk tidak menggunakan masker.
“Jadi saya imbau warga Depok tidak panik, tenang saja, Pak menteri sebagai referensi kami menyebut virusnya tidak menempel di benda mati, jadi virus hanya bisa hidup dari kontak makhluk hidup,†tegasnya.
“Masker itu hanya untuk orang yang sakit, yang sembuh jangan membeli masker berlebihan, sehingga suplai masker harus proporsional, didahulukan kepada masyarakat yang sakit atau untuk yang sehat (perawat/dokter) namun kesehariannya bersama yang sakit,†tambahnya.
Emil menambahkan, pihaknya juga telah menyerahkan bantuan berupa 10 ribu masker kepada Pemkot Depok.
“Kami menyumbang dari Pemprov, 10 ribu masker dititipkan ke walikota untuk suplai masyarakat yang sakit atau yang dianggap perlu diberikan, jaga-jaga kondisi suplai di pasaran, dari dinas kesehatan, mungkin nanti nyampe jam 9 malem mobil boxnya, akan kami serahkan ke walikota untuk diatur,†tandasnya.
BERITA TERKAIT: