langkah pertama, pemerintah setempat membuat edaran kepada RT RW, pengusaha mal, hingga perkantoran untuk waspada terhadap penyebaran virus corona. Sosialisasi juga rutin dilakukan ke apartemen dan pertokoan.
“Kemudian petugas-petugas kami, terutama yang berdekatan dengan kawasan-kawasan yang kemungkinan terjangkit itu sudah kami fasilitasi
hanspone juga alat
disinfectant, terus kemudian masker dan sebagainya. Jadi itu yang sudah kami lakukan,†kata Walikota Surabaya, Tri Rismaharini dilansir
Kantor Berita RMOlJatim, Jumat (31/1).
Selain langkah tersebut, Pemkot Surabaya juga menyediakan baju khusus untuk petugas agar tidak terinfeksi. Salah satunya petugas yang merawat pasien TBC.
“Sekarang ini mereka pakai baju khusus dan pakai
handscoon dan masker. Ini bukan apa-apa, tapi supaya tidak terjadi, kami wajib berusaha,†jelasnya.
Bahkan pihaknya sudah melakukan persiapan khusus terhadap dua rumah sakit jika ada pasien suspect virus corona.
“Ada persiapan khusus untuk sterilisasi. Cuma kan lebih baik mencegah. Kemarin sudah dicek Dinas Kesehatan di pelabuhan, bandara, sudah lengkap peralatan untuk deteksi dini. Yang di lapangan juga kami sosialisasi terus,†pungkasnya.
Bahkan, setiap hari, petugas di Dinas Kesehatan, BPB Linmas, bersama pihak kecamatan dan kelurahan menyasar perkantoran dan apartemen. Mereka rutin melakukan sosialisasi antisipasi penyebaran virus corona.
BERITA TERKAIT: