Program ini merupakan sebuah fasilitas berupa titik kumpul di dalam masjid yang memungkinkan jemaah untuk bertemu, berkumpul, hingga menjalankan usaha.
“Masjid Corner dilengkapi dengan fasilitas kedai minuman, akses internet gratis, pembayaran zakat, sembako murah, dan masih banyak lagi,†tutur pendiri Qurma, Hanno Wirawan kepada wartawan, Jumat (31/1).
Secara garis besar, Masjid Corner merupakan unit usaha masjid yang menjual kebutuhan sehari-hari, mulai dari makanan, minuman, dan sejumlah barang digital lainnya. Diharapkan unit usaha ini dapat menggeliatkan kembali peran dan fungsi masjid yang turut membawa kesejahteraan umat.
Kopi Lima Waktu menjadi salah satu bagian dari program Masjid Corner. Kegiatan ini adalah berbagi 600 cup kopi setiap masjid di hari Jumat.
“Program ini akan berlangsung secara rutin setiap hari Jumat hingga bulan April 2020. Target 4000 cup di 50 masjid daerah Jabodetabek,†sambung Hanno Wirawan.
Tidak hanya itu, Masjid Corner juga menghadirkan vending machine di 22 masjid di Jabodetabek. Peletakan pertama dilakukan di Universitas Islam As-Syafiiyah (UIA), Jatiwaringin, Kota Bekasi.
“Dengan hadirnya Masjid Corner di UIA diharapkan meningkatkan kesadaran mahasiswa untuk beramal, untuk kemakmuran masjid sekitar kampus,†tutupnya.
BERITA TERKAIT: