Para pelamar diminta untuk berhati-hati pada oknum tak bertanggung jawab yang kerap memanfaatkan peluang penerimaan CPNS.
Sejak pertama kali diumumkan penerimaan CPNS, Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy langsung mengajak masyarakat Banten untuk dapat mengikuti seleksi sebagai bagian dari pengabdian diri terhadap nusa dan bangsa.
"Panggilan untuk putra dan putri terbaik Banten, untuk dapat menjadi bagian dari pengabdian terhadap nusa dan bangsa,†kata Andika, Rabu (30/10).
Ia menjelaskan, Pemprov Banten mendapatkan kuota 253 formasi CPNS. Karena itu, dirinya mengingatkan agar calon pelamar lebih berhati-hati terhadap penipuan yang menjanjikan penerimaan CPNS 2019.
"Jangan percaya kalau ada orang yang menjanjikan bisa meloloskan sebagai CPNS, karena itu harus melalui test," ungkapnya seperti dikutip
RMOL Banten.
Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi pun secara resmi telah mengumumkan terkait dengan rekruitmen CPNS.
Dalam surat nomor B/106-/M.SM.01.00/2019 yang berisi enam poin. Yaitu pada tahun anggaran 2019 akan dibuka penerimaan CPNS di 68 Kementrian / Lembaga, dan 462 Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Kota se Indonesia.
Pada poin kedua dijelaskan pendaftaran akan segera dimulai pada 11 November 2019 mendatang, secara online diseluruh Indonesia melalui situs SSCASN BKN.
Kemudian diberitakan bahwa pelamar hanya dapat mendaftar dalam satu instansi dan satu formasi jabatan di Kementrian Lembaga atau Pemerintah tingkat daerah.
Selanjutya Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan Computer Assisted Test (CAT) yang rencananya akan dimulai pada Februari 2020 dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) pada bulan maret 2020.
Pemerintah juga mengingatkan agar para calon pelamar CPNS dapat lebih berhati hati terhadap kemungkinan terjadinya penipuan berkaitan dengan proses penerimaan CPNS tersebut.
BERITA TERKAIT: