Usai Bahas UMP Dengan Anies, Buruh KSPI Belum Tentukan Sikap

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-alfian-1'>AHMAD ALFIAN</a>
LAPORAN: AHMAD ALFIAN
  • Rabu, 30 Oktober 2019, 15:31 WIB
Usai Bahas UMP Dengan Anies, Buruh KSPI Belum Tentukan Sikap
Ketua KSPI DKI Jakarta Winarso/RMOL
rmol news logo Usai melakukan dialog tentang kelayakan UMP 2020 dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, tujuh perwakilan buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) belum tentukan sikap.

"Pak Gubernur sangat apresiasi apa yang kita sampaikan. Cuma kan kendalanya di setiap pimpinan daerah mereka itu terkendala oleh sebuah peraturan pemerintah 78/2015," kata Ketua KSPI DKI Jakarta Winarso di depan pendopo Balaikota pada (30/10).

Saat bertemu dengan Anies, lanjut Winarso, para Buruh mendesak Anies agar berani menetapakn UMP 2020 sebesar apa yang direkomendasikan dari dewan pengupahan unsur buruh sebesar Rp 4,6 Juta.

"DKI punya historis pada tahun lalu, juga sama kendalanya. Kendalanya sama yaitu PP 78. Sehingga dia tidak bisa menabrak itu, akhirnya kita cari alternatif lain," imbuhnya.

Alternatif yang dimaksud yaitu buruh meminta agar upah sektoralnya bisa lebih dimaksimalkan. Setelah itu ada program-program dari Pemprov DKI yang kira-kira berpihak kepada buruh.

Lebih lanjut Winarso menambahkan, para buruh akan berkoordinasi dengan pimpinan pusat untuk membahas hasil pertemuan dengan Anies.

"Ketika pimpinan pusat mengatakan tetap menolak ya kita akan menjalankan menolak juga. Tidak menutup kemungkinan kita akan juga aksi di sini," tutupnya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA