Ditambah, 48 unit Helikopter dengan water bombing dikerahkan untuk memadamkan api namun tak efektif.
“Karena banyak Lahan yang sudah disiram menggunakan heli namun secara keseluruhan apinya belum padam,†kata Doni di kantor BNPB, Jakarta, Senin (23/9).
Namun demikian, sambung Doni, modifikasi cuaca yang bekerjasama dengan Mabes TNI dan BPBD, BMKG dinilai cukup efektif terutama di empat provinsi yaitu di Riau, Kalimatan Barat, Kalimatan Tengah dan Kalimantan Selatan.
“Walaupun di Kalimatan Selatan tidak terdapat pesawat untuk Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) tapi garam yang disebar di wilayah Kabupaten Pulang Pisau memberikan manfaat kepada wilayah Kalimantan Selatan sehingga Jumat sore wilayah Martapura dan Banjarmasin sebagian hujan,†urai Doni.
BERITA TERKAIT: