
Kerusuhan yang terjadi di Papua dan Papua Barat serius ditangani oleh aparat keamanan. Polisi telah menambah sedikitnya empat satuan setingkat kompi (SSK) untuk menjaga kondusivitas kedua wilayah tersebut.
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menguraikan bahwa pasukan tersebut diambil dari tiga polda, yaitu Polda Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, dan Maluku.
“Perkuatan sudah. Polri tambah 4 SSK sudah menempati posisi masing-masing,†katanya di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (20/8).
Mantan Wakapolda Kalimantan Tengah ini menekankan, kehadiran aparat dalam menangani aksi massa di Papua dan Papua Barat sama sekali tidak dibekali dengan senjata dan peluru tajam. Pada prinsipnya Polri dalam meredam aksi massa mengedepankan dialog.
“Kehadiran anggota Polri di sana berkoordinasi dengan TNI dengan Pemda justru meredam, melokalisir dan memitigasi jangan sampai tindakan-tindakan yang destruktif,†demikian Dedi.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: