
Kapendam XVII Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi mengaku belum mendapatkan laporan resmi atas insiden kontak tembak antara Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) dengan anggota TNI AD yang terjadi di Kampung Yuguru, Kabupaten Nduga, Papua.
"Saya belum mendapatkan laporan resminya, info ini beredar di WA (whatsapp)," kata Aidi saat dihubungi
Kantor Berita RMOL, Sabtu (20/7).
Lantaran belum ada informasi resmi, Aidi tidak dapat menyimpulkan apakah informasi kontak tembak yang menyebabkan anggota aggota Yonif 755/Yalet Prada Usman yang dikabarkan mengalami luka tembak di bagian perut itu hoax atau tidak.
"Saya belum bisa klarifikasi karena saat ini di Nduga hujan deras, sarana komunikasi terputus," pungkas Aidi.
[]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: