PKS: Fit And Proper Test Wagub DKI Tidak Terlalu Penting

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Senin, 26 November 2018, 16:28 WIB
PKS: <i>Fit And Proper Test</i> Wagub DKI Tidak Terlalu Penting
Ilustrasi/Net
rmol news logo Sosok yang akan mengisi posisi Wakil Gubernur DKI Jakarta masih belum ditentukan. Salah satunya lantaran tahapan uji kepantasan dan kepatutan (fit and proper test) yang tak kunjung digelar.

Dari sini, proses penentuan cawagub ditentukan sebelum voting di DPRD DKI. Alih-alih menyeleksi, hal ini justru dinilai sebagian kalangan menghambat proses pencarian wagub.

"Ya, saya nggak tahu sebenarnya kalau saya lihat kan nggak terlalu penting-penting  banget nih (fit and proper test)," ujar pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (26/11).

Hendri mengusulkan, penetapan satu nama cawagub dilakukan oleh PKS. Hal ini lantaran PKS memiliki hak penuh untuk menentukan wagub DKI setelah diberikan wewenang oleh Gerindra.

"Nih, kan semua ada di PKS. Dibicarakan saja, segera diangkat. Saya juga yakin nggak sembarangan, Ustaz Syaikhu juga bagus kan waktu Wakil Wali Kota Bekasi bagus. Kerjanya Mas Agung Julianto kan profilnya juga pengusaha cocok lah dua-duanya tentuin saja langsung," pungkas Hensat, sapaannya. [lov]


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA