
Sekitar 800 personil gabungan dari Polri dan TNI disiagakan untuk mengamankan pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang Pilwakot Cirebon.
Kami dari TNI-Polri alokasikan sekitar 800 orang," ungkap Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy seperti dilansir
Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (19/9).
Roland menegaskan, gelar apel pasukan dimaksudkan agar masyarakat di wilayah hukum Cirebon Kota mengetahui bahwa tahapan pemilu segera berlangsung terutama PSU di Kota Cirebon.
"Kita ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa dalam keadaan apapun kami TNI-Polri siap," tandasnya.
Dirinya pun memastikan tak ada satu pun jajaran TNI-Polri dan ASN yang terlibat politik praktis. Kepolisian tetap menjaga netralitas dalam pemilu tak terkecuali di PSU Kota Cirebon.
"Kalau kita sendiri dalam pengamanan ini tidak netral tentunya akan berakibat fatal yang tentunya nanti akan menimbulkan gangguan kamtibmas," tukas Roland.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.