Presiden Singapura Halimah Yacob dan Perdana Menteri Lee Hsien Loong, menyampaikan surat belasungkawa kepada Presixen Joko Widodo. Negeri Merlion itu pun menyampaikan niat memberikan bantuan sebeÂsar 100 ribu dolar AS(Rp 1,4 miliar) untuk membantu meringankan korban gempa.
Kementerian Luar Negeri Singapura mencatat, tidak ada warga Singapura yang terluka dalam bencana ini. Kementerian itu juga mengimbau warganya untuk menunda kunjungan mereka ke Lombok pada periode ini terkait gempa yang terjadi dan gempa susulan yang masih terus terjadi.
Untuk warga yang sudah beÂrada di Lombok, mereka diminta untuk mengatur kembali perÂjalanan mereka dengan meningÂgalkan pulau itu menggunakan penerbangan komersial. Bandara Internasional Praya, Lombok, tak terpengaruh dengan gempa dan masih melayani penerbangan.
"Kedutaan juga berhubungan dengan pihak berwenang setempat dan akan terus memantau situasi," pernyataan KementeÂrian Luar Negeri Singapura.
Hal senada disampaikan MaÂlaysia. Kementerian Luar Negeri Malaysia pun menyampaikan ucapan belasungkawa kepada korban gempa. Malaysia juga menyampaikan saran perjalanan kepada warganya yang ingin mengunjungi Lombok.
Mengenai warganya di sana, Kedutaan Besar Malaysia mengatakan semua warga negara Malaysia yang berada di LomÂbok dan Bali juga dilaporkan dalam keadaan selamat.
Tak ketinggalan, Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop menyampaikan simpati. Pemerintah Australia juga telah menyiapkan bantuan untuk para pengungsi korban gempa Lombok lewat Palang Merah Indonesia.
"Pemerintah Australia sudah menyediakan pasokan bantuan yang dibutuhkan Palang Merah Indonesia," ujar Bishop ketika berkunjung di Annika Linden Center di Denpasar, kemarin.
Australia menyiapkan maÂkanan, air dan bantuan lainnya yang disiagakan di Jawa dan sewaktu-waktu dapat didistriÂbusikan apabila dibutuhkan.
Hingga saat ini, kata Bishop, belum ada laporan warga negaranya menjadi korban dalam gempa berkekuatan 7 pada Skala Richter itu.
"Kami juga mendorong warga Australia dan warga negara Kanada yang membutuhkan bantuÂan, untuk mengontak staf Konjen yang sudah ada di Lombok atau konjen di Bali," ucapnya.
Menurut laporan sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kemarin, setidaknya 91 korban tewas, ratusan ribu orang mengungsi, dan ribuan bangunan rusak.
Situs berita asing juga memberiÂtakan perkembangan gempa LomÂbok dari waktu ke waktu. Media Inggris, Independent, menuliskan gempa Lombok tadi malam yang memicu dikeluarkannya peringaÂtan tsunami, meskipun peringatan tersebut kemudian dicabut.
"Ini adalah gempa mematikan kedua dalam sepekan yang melanÂda lombok. Pada 29 Juli 2018, 16 orang tewas dan ratusan rumah ruÂsak, beberapa di antaranya roboh dan menewaskan orang-orang di dalamnya," tulis Independent.
Japan Times mendeksripsikan bagaimana kepanikan warga dan wisatawan di Lombok dan Bali pascabencana tersebut.
"Video menunjukkan orang-orang berteriak berlari panik dari rumah-rumah di Bali, kendaraan bergoyang-goyang. Di Lombok, tentara dan penyelamat membawa orang-orang terluka di atas tandu ke pusat evakuasi," demikian dilaporkan Japan Times.
Selain itu, media Russia ToÂday sempat mengutip pernyataan dari seorang saksi yang sedang berlibur di Bali. Wisatawan bernama James itu mengaku merasakan guncangan gempa paling kuat yang pernah dialami semasa hidupnya. ***
BERITA TERKAIT: