Dalam tujuh bulan memimpin belum ada program dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2022 yang dijalankan oleh Pemprov DKI Jakarta.
Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta, Syarif menilai tidak berjalannya program lantaran tidak sinkronnya Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dengan kebijakan yang telah dituangkan dalam RPJMD DKI.
"RPJMD ini adalah kapal induknya jadi kalo SKPD tidak ada chemistry dalam satu kapal Induk saya kira sulit untuk mewujudkan program kerja yang nyata," ujar Syarief dalam diskusi di Aula KAHMI JAYA, Jakarta Timur, Kamis (10/5).
Syarif menambahkan agar prgram yang telah dibuat tidak terhambat perlu ada rotasi dalam pejabat pemerintah provinsi DKI Jakarta.
Lebih lanjut, politisi Parta Gerindra ini menyarankan agar Anies-Sandi cepat-cepat merotasi sebelum akhir tahun atau selambat-lambatnya awal Agustus 2018.
"Kalau bisa pak Anies sudah mengganti dan merotasi serta menunjuk pejabat-pejabat yang baru termasuk didalamnya seluruh eselon 2-4," pungkasnya.
[nes]