Sandi menyebut, Pemprov Jakarta melalui Jakarta Smart City Nusantara akan terus melakukan tindakan pemakaian air tanah ilegal dari warga dan perusahaan.
"Ini menjadi fokus pemprov DKI adalah bagaimana kita bisa melakukan perubahan yangmendasar, yakni memberhentikan penurunan permukaan muka tanah yang diakibatkan pengambilan air tanah secara ilegal," ujar Sandi di Kemayoran, Jakarta, Selasa (10/4).
Menggandeng PAM Jaya dan PAL Jaya, pemprov DKI dalam pengawasan mengenai penggunaan air tanah, sehingga berdampak baik dan penururan permukaan tanah di Jakarta dapat sedikir menurun.
Sebelumnya, Anies sudah melakukan inspeksi mendadak pada awal Maret 2018 kesejumlah gedung dikawasan Sudirman-M.H.Thamrin guna melihat pengelolaan instalasi air.
Sandi berharap jika, Jakarta Smart City Nusantara dapat menjalankan tugasnya dengan maksmal guna mengurangi angka penurunan permukaan tanah di Jakarta akibat penggunaan air tanah yang berlebihan.
[mel]
BERITA TERKAIT: