"Saya menyampaikan selamat melaksanakan UNBK dan UNKP kepada siswa siswi SMK) dan MAK. Semoga kesuksesan dan keberhasilan dapat dicapai," ujar anggota Komisi X DPR, Reni Marlinawati melalui siaran pers.
Ia berharap UNBK atau UNKP tahun 2018 ini dapat berjalan dengan baik.
Sejumlah persoalan yang muncul dalam pelaksanaan UNBK di tahun sebelumnya seperti persoalan pasokan listrik, ketersediaan lembar soal serta potensi kebocoran soal dapat diantisipasi agar tidak terjadi dalam pelaksanaan tahun ini.
Pemerintah juga diharapkan dapat menutup celah potensi yang muncul yang merugikan peserta ujian. Pelaksanaan UNBK dan UNKP bagi siswa SMK akan digelar 2-5 April 2018.
"Bila pun ada kendala di hari pertama ujian agar dapat diperbaiki sehingga tidak muncul di hari berikutnya termasuk saat pelaksanaan UNBK bagi SMA/MA, SMP/MTs serta SD/MI yang akan datang," pintanya.
Khusus pelaksanaan UN bagi siswa SMK saat ini, menurut Reni, menjadi momentum bagi siswa-siswi untuk mendapat hasil yang bagus. Sehingga mereka dapat memasuki dunia kerja dengan catatan memiliki kualitas yang bagus serta tersedianya lapangan kerja.
Ia pun mendorong pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Tenaga Kerja, serta Kementerian Perindustrian agar menjadikan lulusan SMK yang masuk kualifikasi yang baik dapat langsung bekerja di perusahaan-perusahaan.
"Pemerintah harus memastikan peningkatan kualitas lulusan SMK. "SMK Bisa" yang telah dikampanyekan sejak lama harus menghasilkan lulusan yang siap kerja di dunia industri," tegasnya
.[wid]