Ini Strategi Uu Buat Jabar Bebas Banjir

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Sabtu, 24 Maret 2018, 20:34 WIB
Ini Strategi Uu Buat Jabar Bebas Banjir
Foto: Ist
rmol news logo Masalah banjir yang kerap terjadi di sejumlah daerah di Jawa Barat, belakangan ini jadi prioritas pasangan Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum jika terpilih memimpin Jawa Barat.

Uu mengatakan bahwa perbaikan kondisi lingkungan di sumber aliran air dan pembangunan infrastruktur menjadi beberapa upaya penanganan banjir.

Penanganan banjir tersebut, kata dia lagi, masuk dalam salah satu dari empat program unggulan dengan jargon Juara, yakni Jabar Juara di segi infrastruktur. Berbicara banjir, maka berbicara juga soal infrastruktur yang sesuai.

"Banjir ini diselesaikannya bukan hanya melihat banjirnya, tapi menuntaskan sumber masalahnya. Kami melihat ada infrastruktur yang belum maksimal. Makanya kan Rindu ini ada Juara agamanya, masyarakatnya, aparaturnya, dan infrastrukturnya. Program Juara Infrastrukturnya ini menjadi wadah penanganan banjir di Jawa barat," kata dia usai menghadiri silaturahmi di Pondok Pesantren Al-Musri, Cianjur, Sabtu (24/3), sebagaimana disebutkan dalam surat elektronik yang diterima redaksi.

Menurutnya, untuk saluran di perkotaan, infrastruktur seperti drainase dan aliran air akan diperbaiki supaya bisa secara maksimal menampung dan mengalirkan air tanpa masalah.  Sementara itu, untuk penanganan di hulu akan ada reboisasi dan larangan pembanguan di daerah-daerah resapan serta sumber air.

"Sumber masalah ini yang perlu ditangani. Tinggal bagaimana membuat ketegasan untuk memperbaiki semuanya," kata dia.

Uu menegaskan, jika terpilih nantinya, ditargetkan tidak akan ada lagi permasalahan banjir. Sebab, selain pengawasan yang ditingkatkan, setiap aturan akan diterapkan secara tegas.

"Bersama Kang Ridwan Kamil, sudah ada pembahasan untuk mengoptimalkan aturan yang ada. Kami akan lebih meningkatkan pengawasan dan tegas dalam melarang aktivitas yang merusak lingkungan, apalagi yang dampaknya menimbulkan banjir. Ketika itu melekat, waktu enam bulan pasca dilantik tidak akan ada lagi banjir," kata dia. [sam]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA