"Ini bagus banget pertanyaannya, tapi nanti buat besok (jawabannya)," kata Sandi saat ditemui di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (6/3).
Sebelumnya, Uchok mempersoalkan penghapusan sistem lelang konsolidasi yang dijanjikan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.Hampir setengah tahun keduanya memimpin ibukota, sejumlah proyek tetap dilakukan dengan lelang konsolidasi.
"Saat ini janji tinggal janji, atau janji itu hanya sebuah hoax? Jangan lupa dengan janji yang pernah diucapkan," kata Direktur Centre For Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi melalui pesan elektronik kepada redaksi, Selasa (6/3).
Sebagai bukti, Ucok mengungkapkan Dinas Pendidikan DKI melakukan lelang konsolidasi dengan pagu anggaran sebesar lebih dari Rp 1,8 triliun, meliputi 5 proyek.
Paket 1 yakni rehab total gedung sekolah Jakarta Utara dan kepulauan Seribu dengan pagu anggara Rp 434,2 miliar, paket 2 rehab total gedung sekolah Jakarta Barat dengan anggaran Rp 318,8 miliar, paket 3 rehab total gedung sekolah Jakarta Selatan dengan anggara Rp 315 miliar, rehab total gedung sekolah Jakarta Timur dengan sebesar Rp 346,7 miliar, dan paket 5 rehab total gedung sekolah Jakarta Pusat dan Jakarta Timur II dengan pagu paket senilai Rp 400,6 miliar.
"Jadi dari masih tetap berjalannya sistem lelang konsolidasi ini, maka kami dari CBA meminta kepada Gubernur Anies Bawesdan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno untuk segera menghentikan lelang pengadaan rehab gedung sekolah tersebut," desaknya.
Ditegaskan dia, lelang konsolidasi hanya dinikmati perusahaan-perusahaan swasta besar dan BUMN, sedangkan UMKM dan kontraktor kelas menengah ke bawah tak bisa terlibat.
[dem]
BERITA TERKAIT: