Dua Tahun Berjalan, Program Gerakan Indonesia 2030 Makin Berkembang

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Minggu, 24 Desember 2017, 02:04 WIB
Dua Tahun Berjalan, Program Gerakan Indonesia 2030 Makin Berkembang
Bimo Sasongko/RMOL
rmol news logo Dalam menyambut akhir tahun 2017 dan tahun baru 2018, Yayasan Pendidikan Eropa Indonesia (YPEI) bersama dengan Euro Management Indonesia menggelar kegiatan “Refleksi Akhir Tahun 2017 Gerakan Indonesia 2030" dengan tema "2 Tahun Menuju Sejuta Indonesia di Jantung Dunia".

Menurut Pendiri dan Ketua YPEI Bimo Sasongko, kegiatan tersebut dimaksudkan untuk terus meningkatkan kualitas Program Beasiswa Gerakan Indonesia 2030 setiap tahunnya.
 
Bimo yang merupakan penggagas Program Beasiswa Indonesia 2030 menekankan tujuan dari Gerakan Indonesia 2030 adalah untuk mengembangkan kualitas sumber daya manusia Indonesia dengan cara memberikan kesempatan pelatihan bahasa asing dan memotivasi para penerima manfaat beasiswa ini untuk melanjutkan pendidikan tinggi di luar negeri, baik jenjang pendidikan Bachelor, Master, hingga Doctorate Degree.

Sejak tahun 2016 sampai dengan saat ini, jumlah peserta program beasiswa GI2030 yang telah mendaftar sebanyak 7717 pendaftar dari semua segmen program beasiswa GI2030. Dengan rincian 2510 peserta Siswa SMA, 2207 peserta Mahasiswa, 1500 peserta ASN, dan 1500 Peserta Jurnalis & SDM Media Massa.

Sosialisasi Program Beasiswa Guru sudah dilakukan di beberapa acara PGRI DKI Jakarta dengan Guru-guru di wilayah DKI Jakarta. Para guru sangat antusias untuk dapat belajar kembali dan meningkatkan kapasitas guru di Indonesia,” ujar Bimo kepada redaksi, Sabtu (23/12).

Selain program beasiswa bahasa untuk guru, lanjut Bimo, sebelumnya pada tahun 2016 Beasiswa Gerakan Indonesia 2030 terlebih dahulu sudah diluncurkan dan dijalankan untuk beberapa segmen seperti SMA, Mahasiswa dan juga jurnalis.

"Pada tahun 2017, cakupan program GI 2030 semakin berkembang dan meluas dengan menggaet segmen peserta tingkat PNS/ASN, dan juga Guru," tegas Bimo.

Bimo menjelaskan, kegiatan refkleksi akhir tahun 2017 berhasil digelar di Gedung Ir. H. M Suseno, Rumah Eropa pada hari Jumat (22/12) kemarin. Acara tersebut dihadiri oleh Ahmed Kurnia Suriawidjaja, Direktur Sekolah Jurnalis Indonesia, Aliansi Jurnalis Independen Jakarta dan juga Persatuan Guru Republik Indonesia Provinsi DKI Jakarta.

Dalam acara tersebut juga dilaksanakan Penandatanganan Memorandum of Understanding antara PGRI DKI Jakarta dengan YPEI dan juga Euro Management Indonesia tentang Peresmian dan Pemberian Beasiswa Guru Gerakan Indonesia 2030 untuk Guru di wilayah Provinsi DKI Jakarta. [san]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA