Meski tidak ada potensi tsunami di daerah tersebut, namun peringatan kepada warga yang ada di daerah bibir pantai untuk mengevakuasi telah diinformasikan.
"Kalau di daerah secara umum itu masyarakat masih di rumah masing-masing, hanya di pesisir selatan kita instruksikan dan mereka sudah menjauhi pantai, meskipun tidak ada apa-apa tetapi kita lebih waspada," ujarnya saat dihubungi, Sabtu (16/12).
Terkait air laut yang surut Alfian menegaskan bahwa hal tersebut merupakan hal normal. Pihaknya juga menjelasakan bahwa tidak ada gelombang laut yang menghampiri bibir pantai.
Sejauh ini, kata Alfian permukaan laut air laut di Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya tidak ada perubahan yang signifikan atau normal.
"Artinya tidak ada gelombang besar seperti yang diceritakan, air laut surut itu karena sedang surut, kami mengecek langsung di lapangan," ujarnya.
Lebih lanjut Alfian menjelaskan sejauh ini pihaknya belum mendapatkan informasi terkait korban dari gempa yang terjadi pada Jumat (15/12) pukul 23.00 WIB.
Sementara untuk kerugian materi, Alifian mendapat informasi bahwa sejumlah atap rumah warga mengalami kerusakan. Plafon kantor Bupati Tasikmalaya juga mengalami kerusakan.
"Yang masuk ke kita rusak seperti ada genteng yang berjatuhan, kemudian ada dinding retak ada plafon rumah yang jatuh. Untuk kantor Bupati, sebagaian dari langit-langitnya mengalami kerusakan. Untuk korban jiwa belum sampai saat ini," ujar Alfian.
[nes]
BERITA TERKAIT: