Pantauan
Kantor Berita Politik RMOL di lokasi, tembok luar lantai sebelas gedung pencakar langit itu memang mengembung.
Terkait kondisi ini, Anies menekankan keselamatan kerja yang utama bagi semua pihak, termasuk anggota DPRD DKI beserta jajarannya.
"Keselamatan kerja itu nomor satu apalagi di tempat kerja harus aman," tegas Anies di lokasi.
Anies mengaku sebelumnya mendapat laporan dari Kepala Biro Umum Setdaprov DKI Jakarta, Firmansyah tentang kondisi gedung wakil rakyat ini.
"Di sana agak retak dan miring 20 derajat, ada resiko cukup besar jadi segera diperbaiki," kata Anies mengutip isi laporan Firmansyah.
Firmansyah yang juga ikut meninjau, menjelaskan bahwa keretakan dan kemiringan tersebut disebabkan oleh banyaknya getaran dari ruangan mesin. Nah, karena getaran, dinding yang terbuat dari High Pressure Laminate ( HPL) itu pun sedikit terbuka.
"Kalau kebuka itu ada udara masuk dari tengah cukup keras. Karena tekanan ke membran dari gedung itulah yang agak nahan," jelas Firmansyah.
Firmansyah menegaskan dalam waktu dekat ini, kerusakan dinding gedung akan segera diperbaiki. Pihaknya pun sudah berkoordinasi dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jaya Konstruksi.
"Mereka (Jaya Konstruksi) yang membangun dan kemarin. Kita sudah saling dulu supaya menjaga keselamatan," urainya.
Namun demikian, Firmansyah belum bisa memastikan besaran biaya untuk perbaikan gedung.
[wid]
BERITA TERKAIT: