Menurut dia, Kota Padang kaya akan tempat wisata. Sayangnya, potensi-potensi wisata di sana belum tereksplorasi dengan optimal.
"Padang adalah satu kota yang sangat luar biasa potensinya, adatnya masih melekat kuat namun kurang terekspos,†ujar Budi ketika berbincang bersama Panitia HPN di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (19/10).
Dalam audiensi itu, Budi juga bercerita tentang beratnya bisnis perhubungan, utamanya penerbangan di Sumatera Barat karena kurangnya eksplorasi kawasan wisata.
Budi menyebutkan, saat ini Bandar Udara Minangkabau yang dioperasikan Kemenhub mengalami kesulitan kinerja keuangan dan cenderung mengalami kerugian.
Oleh karena itu, dipilihnya Padang sebagai kota pelaksanaan HPN, wisata di kota tersebut dapat lebih dikenal dan lebih banyak menarik kunjungan wisatawan baik lokal ataupun mancanegara.
"Jadi bersama hari pers ini nanti kita bicarakan konsep yang akan dilakukan seperti apa dan bagaimana cara mengangkat wisata di sana,†tambahnya.
Acara puncak Hari Pers Nasional 2018 akan dilangsungkan di Kota Padang, Sumatera Barat pada 9 Februari yang akan diisi bincang media untuk media dan media untuk msayarakat.
HPN memilih kota Padang dengan harapan dapan menajdi fasilitator dari pengembangan pembangunan daerah terutama peningkatan minat paariwisata.
[sam]
BERITA TERKAIT: