Dengan status tersebut, Erry Nuradi memiliki banyak keuntungan. Salah satunya adalah dalam berkampanye, jauh hari sebelum rangkaian kontestasi Pilkada resmi dimulai.
Erry Nuradi memiliki kemampuan untuk mengintegrasikan program-programnya sebagai gubernur dengan kampanye pribadi.
"Sebagai petahana Erry Nuradi mampu mengintegrasikan program yang susah dibedakan dengan kampanye pribadi," kata pengamat politik dari UMSU Shohibul Anshor Siregar, Senin (9/10), seperti dilansir dari
RMOL Sumut.
Lebih lanjut Shohibul Anshor menjelaskan, tugas dan program Erry sebagai gubernur sangat mudah untuk dikreasikan menjadi wadah kampanye pribadi dalam menyongsong Pilkada, seperti tagline yang diusung "Sumut Paten".
"Karena dengan menjalankan tugas sehari-hari sebagai gubernur, selalu dapat dikreasikan untuk sekaligus mengkampanyekan sesuatu tentang suksesi 2018," tukasnya.
[rus]
BERITA TERKAIT: