Gubernur Bali I Made Mangku Pastika menjelaskan bahwa status Awas Gunung Agung di Kabupaten Karangasem tidak akan berdampak meluas.
"Saya katakan, maksimum terdampak oleh letusan itu, di luar debu ya, di luar debu, hanya 12 km. Karangasem sendiri masih zona aman," ujarnya usai mengikuti rapat terbatas yang membahas antisipasi peningkatan aktivitas Gunung Agung dan Gunung Sinabung, di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (28/9) sore.
Pastika menjelaskan bahwa pemerintah masih terus berusaha mempersiapkan segala sesuatunya untuk meminimalisir kerugian atau dampak dari bencana ini. Baik itu menyangkut keselamatan manusia, hewan, dan juga harta benda.
Lebih lanjut, dia meminta kepada masyarakat Indonesia untuk mendoakan agar Gunung Agung yang berstatus awas sejak 22 September 2017 lalu tidak berdampak serius bagi Bali.
"Saya harap semua orang berdoa supaya tidak terjadi letusan itu," kata Pastika.
[ian]