Ancaman Tsunami Bali Belum Terkonfirmasi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Kamis, 21 September 2017, 14:34 WIB
rmol news logo Keamanan wisata Pulau Bali dipertanyakan lantaran sejumlah bencana alam melanda Pulau Dewata. Seperti erupsi Gunung Agung dan gempa yang terjadi di Pulau Madura pada pagi ini, Kamis (21/9).

Media Australia, Dailymail bahkan menyebut bahwa Bali sedang dalam ancaman tsunami. Dailymail menukil data Survei Geologi AS yang menyebut bahwa gempa yang berkekuatan 5,7 skala richter di arah 125 km timur laut Surabaya, dengan kedalaman 588 telah memicu kekhawatiran akan tsunami. Ancaman ini muncul di saat erupsi dari gunung berapi Gunung Agung masih terus meningkat.

"Apakah Bali aman? Pulau resor diguncang ancaman letusan gunung berapi dan tsunami akibat gempa besar-besaran saat ribuan keluarga Autralia terbang untuk berlibur," begitu judul artikel tersebut.

Namun demikian, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memiliki data berbeda mengenai ancaman tsunami.

BMKG mencatat gempa memang terjadi pada pagi tadi pukul 06.59 di 81 km arah timur laut Bangkalan, Jawa Timur.  Gempa itu berkekuatan 5,2 skala richter.

Titik gempa berada di koordinat 6,31 derajat lintang selatan (LS) dan 112,96 derajat bujur timur (BT) dengan kedalaman 610 km.

Meski begitu, tidak ada peringatan tsunami yang dikeluarkan oleh BMKG sejak tadi pagi. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA