Hal itu disampaikan Aster Kasdam XVII/Cenderawasih Kolonel Kav. Edward Sitorus kepada wartawan, beberapa saat yang lalu (Selasa, 19/9).
"Dalam pendakian nanti, turut juga para pendaki dari kalangan pelajar, mahasiswa, pemuda, dan wartawan dari berbagai media Indonesia," terang alumnus Akmil 90 ini.
Edward menambahkan, pendakian kali ini selain dalam rangka memperingati HUT ke 72 TNI, juga bertujuan untuk menanamkan semangat patriotisme dan cinta tanah air, serta menggalang soliditas dan keakraban antar TNI, pelajar, mahasiswa, pemuda, media dan masyarakat lainnya.
"Pendakian gunung dapat menjadi sarana perekat toleransi keberagaman di Indonesia," tegas Aster Kasdam XVII/Cenderawasih yang dikenal dekat dengan masyarakat Papua.
Lebih lanjut kata Edward, pendaki tunadaksa dunia asal kota Solo, Sabar Gorky, juga akan terlibat dalam pendakian ke Puncak Carstensz Pyramid yang dijadwalkan berangkat 28 September 2017 nanti.
Sementara itu, salah satu anggota tim pendaki dari kalangan wartawan, Dar Edi Yoga menyebutkan bahwa pendakian di salah satu gunung tertinggi di dunia tersebut turut melibatkan para wartawan dari Kantor Berita Politik RMOL, Reportasenews, Lampungtoday, Nextrip, Reuters, Harian Papua, CNN Indonesia, Transtv, MNC, RMTV, juga anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).
"Para pendaki sipil bersama anggota TNI akan mengibarkan bendera Merah Putih di kedua puncak Jayawijaya, dan akan membentangkan banner logo HUT ke 72 TNI," jelas Dar Edi Yoga yang sehari-hari menjabat sebagai Pimpinan Perusahaan RMOL.
Manajer Sabar Gorky ini menegaskan, pendakian tersebut sekaligus ingin membuktikan bahwa setiap jengkal dan titik yang ada di wilayah pendakian merupakan bagian dari NKRI yang tidak terpisahkan. "Untuk itu harus menjadi perhatian kita bersama, sehingga wajib dijaga dan dirawat demi kehidupan kita bersama," tukasnya.
[wid]
BERITA TERKAIT: