Menurut Kepala Pengawas Harian Bendung Katulampa Andi Sudirman, permukaan air Katulampa naik ke level 100 centimeter secara bertahap seiring hujan yang terus mengguyur wilayah Puncak sejak pukul 16.00 WIB, Rabu sore (19/4).
Pukul 16.15 WIB tinggi muka air kembali mengalami penambahan menjadi 110 centimeter. Hingga pukul 16.40 WIB tinggi muka air mencapai 150 centimeter atau siaga tiga banjir.
"Pukul 16.40 WIB tinggi muka air 150 centimeter, siaga tiga. Cuaca masih hujan," katanya, seperti dikutip
Antara.
Andi mengatakan, hingga pukul 17.40 WIB, tinggi muka air masih bertahan siaga tiga banjir, dengan debit air yang bergerak mencapai 265 meter kubik per detik. Diperkirakan air turun bertahap seiring mulai redanya hujan di kawasan Puncak.
Menurut Andi, pihaknya telah menginformasikan ketinggian muka air di Bendung Katulampa kepada petugas terkait termasuk Pemprov DKI Jakarta. Warga yang tinggal di bantaran Sungai Ciliwung diminta mewaspadai kenaikan permukaan air.
"Semoga kenaikan muka air segera ditangani oleh Gubernur DKI Jakarta yang baru terpilih. Katulampa menantikan kedatangan gubernur DKI untuk meninjau kondisi bendung," jelasnya.
Hujan di kawasan Puncak turun sejak siang dengan intensitas sedang. Berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG Stasiun Klimatologi Dramaga, hujan diprediksi akan terjadi sampai hingga pukul 18.30 WIB. BMKG juga mengeluarkan peringatan dini potensi hujan sedang hingga lebat yang terjadi merata di sejumlah wilayah Kota dan Kabupaten Bogor, meluas ke Jakarta, Bekasi Barat dan Bekasi Selatan.
[wah]
BERITA TERKAIT: