Tahun Ini, Ombudsman Pantau UNBK Di 6 Kabupaten Terpencil

Rabu, 29 Maret 2017, 11:37 WIB
Tahun Ini, Ombudsman Pantau UNBK Di 6 Kabupaten Terpencil
Ilustrasi/Net
rmol news logo Temuan Ombudsman pada pelaksanaan Ujian Nasional tahun 2016 lalu, banyak sekolah di kabupaten/kota yang melakukan pelanggaran.

Di Jawa Barat sendiri, papar Asisten Ombudsman yang juga menjadi koordinator Pemantauan Pelaksanaan UN dan USBN tahun 2017, Noer Adhe Purnama, pelanggaran UN terjadi di kabupaten Subang, kabupaten Indramayu, dan Kota Bandung.

"Karena kami sampling-nya tidak di seluruh kota/kabupaten. Jadi belum tentu kami menemukan di tiga wilayah itu, kami belum tentu di kota/kabupaten lain benar atau bersih, tapi memang hanya kami melakukan pemantauan itu di tiga daerah itu tahun lalu. Nah tahun ini kita beranjak ke kota/kabupaten lain," kata Noer seperti dimuat RMOLJabar.Com, Rabu (29/03).
 
Khusus UN di kota Bandung, pelanggaran dilakukan melalui media sosial. Noer menyesalkan terjadi kebocoran soal padahal sudah sistem Computer Based Test (CBT).

"Karena kalau sistem CBT itu, komputer yang di kiri dan di kanan udah beda soal sebenarnya, tapi kita tidak tahu pihak yang membocorkan itu, dia dapet soal dan jawabannya dari mana. Jadi temuan kemaren yang kita dapatkan langsung dilaporkan ke Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat," jelas Noer.

Selanjutnya untuk UN tahun ini ada 10 petugas pemantau dari Ombudsman yang disebar di enam wilayah yaitu, Pangandaran, Cimahi, Kabupaten Bandung, Bandung barat, Purwakarta, dan Karawang.

"Karena memang perintah dari surat edaran Ombudsman Republik Indonesia, bahwasanya kita harus beranjak keluar Ibukota Provinsi, kita harus nyari di kabupaten terpencil, dan kita ingin mengetahui apa hambatannya di UNBK ini," tutur Noer.[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA