Ironisnya, otak pelaku pesta miras ini dilakukan oleh penjaga kantor, AS (28).
"Saya baru dapat kabar kemarin, katanya digerebek pada malam minggu. Saya menyesalkan kejadian itu. Diusir saja lah, kalo dia PNS saya akan berikan sanksi tegas," kata Abdul, Rabu (29/3) seperti dimuat
RMOLJabar.Com.Abdul menekankan, kejadian ini menjadi tamparan keras bagi Pemkab Tasikmalaya yang tengah gencar melakukan perang terhadap narkoba dan minuman keras. Terlebih hal ini dilakukan di tempat pembinaan yang ada di komplek BKD.
"Tempat tersebut seharusnya menjadi lokasi pembinaan kepegawaian, ini malah digunakan prilaku yang tidak terpuji," kata dia.
Sekda meminta hal serupa tidak terjadi di dinas atau lembaga lainnya. Perekrutan pegawai atau penjaga harus selektif mungkin.
"Ke depan, jangan terulang lagi, rekrut pegawai harus yang baik-baik dan lihat perilakunya, " pungkasnya
.[wid]
BERITA TERKAIT: