"Jadi, kami targetkan, proses pencetakan dua bulan. Mulai Jumat (31/3) sudah bisa didistribusikan. Prioritas untuk DKI Jakarta," kata Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh di kantornya, Jakarta (Selasa, 28/3).
Dia menjelaskan, sesuai data, kebutuhan untuk menutupi kekurangan blangko e-KTP untuk warga di ibu kota sekitar 100 ribu lembar. Jumlah itu diyakini dapat dengan cepat terpenuhi atau paling tidak sebelum pelaksanaan pemungutan suara putaran dua Pilkada DKI Jakarta pada 19 April nanti.
"Untuk DKI paling cuma seratur ribu yang kurang. Selesai bisa distribusi langsung," kata Zudan.
Diketahui, dalam pemungutan suara putara pertama Pilkada DKI 15 Februari lalu terdapat warga yang menggunakan hak pilih dengan menunjukkan surat keterangan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta. Penerbitan surat dilakukan setelah sebelumnya warga yang merekam data e-KTP kehabisan blangko.
[wah]
BERITA TERKAIT: