"(Jenis senjata) belum bisa disimpulkan. Karena harus uji balistik," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya (PMJ) Komisaris Besar Argo Yuwono, Sabtu (25/3).
Penyidik PMJ masih menunggu hasil uji balistik dari pihak Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri yang tengah meneliti jenis proyektil tersebut Sehingga, dapat diketahui, senpi yang digunakan merupakan milik aparat atau sipil. Termasuk juga, kemungkinan senpi rakitan atau organik.
"Apakah (senpi) rakitan atau organik kita tunggu Labfor. Kita belum bisa tentukan apakah (proyektil) ini punya aparat atau sipil. Tapi, (proyektil) ini tembus dari arah belakang ke depan (tubuh korban)," pungkas Argo.
Seperti diketahui, penembakan terhadap korban bermula dari cekcok mulut dengan Orang Tak Dikenal (OTD), Selasa (21/3) lalu.
OTD tersebut diketahui sempat menembaki mobil yang ditumpangi korban dan teman-temannya usai cekcok berlalu. Polisi menduga, ada lima tembakan yang sempat dilepaskan OTD ke arah korban. Satu di antaranya bersarang di tubuh korban.
[rus]
BERITA TERKAIT: