Pengusaha yang paling berpengaruh di Desa Linggajati, Sukaratu Kabupaten Tasikmalaya, selama ini terlena dengan hasil galian melimpah. Memang sang pengusaha tambang tersebut dikenal banyak uang. Pejabat di jajaran kepolisian setingkat Polda Jawa Barat pun dikabarkan sempat berkunjung ke ‘bos pasir’ tersebut.
Tapi ketika kemarin pagi terjadi bencana, semua pihak tersentak kaget. Kasawan kaki Gunung Galunggung rusak parah. Malah hutan lindung yang harusnya dijaga terancam longsor akibat bibir hutan dikeruk pasirnya.
Longsoran sudah mulai terjadi di galian pasir Galunggung milik CV Mitra Mandiri di Kampung Sigebeg, Desa Linggajati, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya. Sejumlah truk pasir diterjang longsor. Akibatnya beberapa pekerja mengalami luka-luka.
Menurut Kapolsek Sukaratu AKP Junaedi, peristiwa terjadi sekitar pukul 09.30 WIB, setelah kawasan tambang pasir diguyur hujan. Diduga tebing di area tersebut terkikis hingga longsor dan menimpa sejumlah truk pasir yang tengah beroperasi.
Meski tidak ada korban jiwa dalam bencana itu, tapi beberapa orang mengalami luka ringan. Korban sudah dibawa ke puskesmas untuk mendapat penanganan medis.
Informasi dihimpun menyebutkan tiga truk dan satu alat berat yang sedang beroperasi terdorong material longsor. Beberapa wartawan yang hendak mendatangi lokasi kejadian, dihadang beberapa laki-laki tinggi tegap. Mereka adalah petugas CV Putra Mandiri yang melarang untuk masuk dengan alasan semuanya sudah selesai.
Memang selama ini pemilik CV Putra Mandiri, Endang Abdul Malik alias Endang Juta, cukup ditakuti. Meski dcmikian setelah terjadi bencana, Ketua Karang Taruna KeÂcamatan Sukaratu Fahmi Muzaki angkat bicara.
Dia menilai longsor itu bukan semata-mata karena hujan yang mengguyur kawasan pertambangan. Tetapi akibat aktivitas penambangan yang tidak memikirkan kelestarian alam.
Kejadian tersebut harus menjadi evaluasi untuk instansi terkait yang membidangi pertambangan juga pengusaha tambang sendiri. Jangan sampai peristiwa yang lebih parah kembali terjadi,†kata Fahmi.
[wid]
BERITA TERKAIT: