PILKADA JAKARTA

Pengamat: Akseptabilitas Ahok Sulit Dipulihkan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Kamis, 13 Oktober 2016, 08:59 WIB
Pengamat: Akseptabilitas Ahok Sulit Dipulihkan
Ahok/Net
rmol news logo . Keputusan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama (Ahok) menyampaikan permohonan maaf terkait kasus dugaan penistaan agama yang dilakukannya dinilai sudah tepat.

Namun demikian, pasca meminta maaf tersebut, bukan berarti akseptabilitas calon petahanan itu di Pilkada DKI 2017 akan bertahan.

Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago memprediksi akseptabilitas Ahok akan menurun terkait omongannya soal QS Al-Maidah 51 yang telah membuat tersinggung umat Islam. Dan akseptabilitas itu akan sulit dipulihkan.

Jelas Pangi, mengenai permintaan maaf Ahok, itu bisa diterima, namun untuk kembali memilihnya, itu butuh kerja keras. Hal ini karena kekecewaan sebagian besar masyarakat karena Ahok sudah terjun terlalu bebas masuk ke wilayah agama tertentu.

"Namun belum kiamat bagi Ahok, masih cukup banyak waktu bagi Ahok untuk kembali memulihkaan kepercayaan publik,"  kata dia kepada redaksi, Kamis (13/10).

Memulihkan kepercayaan publik, lanjut Pangi, membutuhkan kerja keras Ahok dan keempat partai pendukungnya yaitu PDIP, Golkar, Hanura dan Nasdem.

"Ahok dan partai pendukung harus kerja keras memulihkan kembali animo kepercayaan publik yang sudah terlanjur longsor," tukas dia. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA