"
Amazing! Good job Panwas! Kami apresiasi karena persoalan pemilih ganda adalah masalah klasik yang dari pilkada ke pilkada, pemilu ke pemilu, masih menjadi ganjalan," kata Iksan Modjo dalam keterangan yang diterima redaksi, Senin (21/9).
Ikhsan menegaskan pihaknya juga concern dengan persoalan pemilih ganda. Bukan tidak mungkin, katanya, jumlah pemilih ganda bertambah karena pemeriksaan data pemilih masih terus dilakukan oleh Panwas.
"Itu baru pemilih ganda, belum lagi nanti data fiktif, nama orang yang sudah meninggal, dan sebagainya dan sebagainya. Sekarang pertanyaannya, bagaimana temuan-temuan ini bisa terkoreksi sehingga pada DPT nanti data itu sesuai dengan fakta di lapangan?" papar Ikhsan.
Li Claudia mengusulkan partai politik dilibatkan dalam verifikasi data pemilih. Caranya, data-data pemilih terkoneksi dengan perwakilan-perwakilan partai dan perwakilan calon di setiap tingkatan mulai tingkat RW, kelurahan, sampai ke kota.
"Misalnya tingkat RW, semua perwakilan partai, KPU dan panwas tandatangan bahwa data yang ada di hadapan mereka sama dengan data pemilih di setiap RT. Laki-laki berapa dan perempuan berapa. Lakukan begitu terus hingga di tingkat kecamatan dan kota. Lalu publikasikan setiap data yang sudah disepakati di tiap tingkatan tersebut," papar Li Claudia yang maju bersama Iksan Modjo dengan nomor urut 1.
Menurut dia, jika cara ini dilakukan maka DPT yang sesuai fakta di lapangan akan bisa didapatkan tidak kurang dari dua minggu.
"Semuanya kan dilakukan serentak. Kalau lancar seminggu selesai. Jika ada masalah di tingkat RW, mudah sekali tinggal panggil RT nya dan cocokan datanya. Tingkat kelurahan tinggal panggil RW nya jika ada selisih. Tapi itu semua sulit terjadi karena semua memegang data yang ditandatangani," paparnya.
Bagaimanapun, kata Li Claudia, pada prinsipnya pihaknya siap duduk bersama dengan semua elemen untuk mencari formula yang tepat untuk mendapatkan DPT yang riil. Dengan begitu tidak ada saling curiga terutama diantara para kandidat dan partai pengusung.
"Atau bisa jadi dalam duduk bersama nanti, kita bisa menemukan solusi yang lebih bagus daripada solusi yang kami usulkan ini," tukas Li Claudia yang berduet dengan Iksan diusung Partai Demokrat dan Partai Gerindra.
[dem]
BERITA TERKAIT: