Tangsel Butuh Pemimpin yang Bisa Atasi Pengangguran

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Sabtu, 29 Agustus 2015, 02:29 WIB
Tangsel Butuh Pemimpin yang Bisa Atasi Pengangguran
rmol news logo Mayoritas masyarakat Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tidak puas dengan kinerja walikota saat ini Airin Rachmi Diany dalam mengatasi pengangguran dan berbagai persoalan ekonomi lainnya.‎

Survei Skala Survei Indonesia (SSI) menunjukkan tingkat ketidakpuasan masyarakat terhadap pemerintahan Airin dalam mengatasi masalah perekonomian seperti pengangguran, kemiskinan, pengendalian harga sembako dan pengadaan hunian sangat tinggi. ‎

‎"Tingkat kepercayaan dalam survei yang dilakukan mencapai 95% dengan margin of error 4.38%. Hasilnya mengejutkan, responden yang tidak puas cukup tinggi," ujar Direktur Utama SSI‎, Abdul Hakim Ms,‎ dalam keterangannya, Jumat (28/8).‎

‎Hasil survei memperlihatkan bahwa jumlah responden ‎yang mengaku tidak puas dengan kinerja Airin dalam menekan pengangguran di Tangsel sebanyak 84.3%, sementara yang puas 10.5 dan tidak menjawab 5.3%. ‎Survei menurut Abdul Hakim, dilakukan awal Agustus 2015 dengan melibatkan 500 responden. ‎‎

‎"Untuk persoalan kemiskinan, ketidakpuasan masyarakat mencapai 77.0%. Sementara untuk pengedalian harga sembako, masyarakat yang tidak puas mencapai 57.3%," papar dia.‎

‎Tingginya prosentase ketidakpuasan warga Tangsel ini tentu menjadi t‎antangan berat bagi Airin yang bersama Benyamin Davni kembali mencalonkan pada Pilkada Tangsel, Desember 2015 nanti. Sementara itu Abdul Hakim menilai, kondisi ini menjadi peluang bagi penantang Airin-Davni (nomor urut 3), yakni Arsid-Elvier Ariadiannie (nomor urut 2) dan ‎pasangan Ikhsan Modjo-Li Claudia alias Alin (nomor urut 1).‎

‎Pasangan Iksan-Alin yang paling mendekati menjadi jawaban atas ketidakpuasan masyarakat terhadap kinerja Airin. Ada dua alasan menurut Abdul Hakim, pertama Iksan Modjo adalah seorang ekonomi handal yang sudah banyak pengalaman sementara Alin adalah seorang pengusaha sukses yang paham dengan permasalahan ekonomi di lapangan. ‎

‎"Menurut saya Ikhsan bisa menjadi konseptor yang baik, dan Alin menjadi eksekutor yang handal dengan semua pengalamannya sebagai pengusaha,” kata Abdul Hakim, ketika dihubungi melalui telepon. ‎

‎Abdul Hakim menambahkan Ikhsan-Alin akan menjadi perpaduan yang oke. S‎ementara itu meskipun dalam Pilkada sebelumnya Arsid bersaing ketat dengan Airin, Abdul Hakim menganggap bahwa pola pikir masyarakat Tangsel pada 4 atau 5 tahun lalu berbeda dengan sekarang.‎

‎Kalau pada Pilkada sebelumnya, ‎masyarakat lebih memilih sosok untuk menjadi pemimpinnya, karena Tangsel baru pertama kali melakukan pemilihan.‎

‎"Kalau sekarang masyarakat Tangsel sudah berpikir untuk mencari pemimpin yang mengerti persoalan ekonomi yang mampu mengatasi kemiskinan dan pengangguran," demikian Abdul Hakim.‎[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA