Menurut Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Purwakarta, Rasmita, kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka meningkatkan minat serta motivasi kepada siswa dalam beternak hewan, serta bagian dari mengaplikasikan pendidikan berkarakter.
"Tujuannya memotivasi, membiasakan kepada siswa untuk senang dan gemar memelihara ternak yang produktif serta bagian dari mengimplementasikan dan mengaplikatifkan pendidikan berkarakter," ujar dia kepada redaksi, Jumat (9/5).
Selain memotivasi siswa untuk gemar beternak, juga bertujuan mengajarkan siswa untuk hidup mandiri, seperti orang tua kita dahulu.
"Festival ini bukan mengadu kekuatan apalagi diadu secara fisik, tetapi lomba ini hanya untuk tingkat pemeliharaan, keindahan jenis ternak yang dipelihara, karena fokus kegiatan ini adalah untuk membiasakan anak untuk beternak hewan produktif, sehingga mereka bisa mandiri seperti prinsip hidup ekonomis yang diajarkan orang tua dahulu bisa dilaksanakan pula oleh anak-anak," kata Rasmita.
Ia pun cukup mengapresiasi kegiatan ini, karena menurutnya antusiasme siswa, guru bahkan masyarakat cukup besar. Bahkan Rasmita menegaskan bahwa kegiatan ini baru pertama kali dilaksanakan di Jawa Barat bahkan Nasional.
"Sehingga kedepan acara ini bisa diselenggarakan setiap tahunnya dan acara ini dilaksanakan selama dua hari karena ada dua tahap penilaian dan final nanti dilaksanakan pada 14 mei 2014 di Pendopo berbarengan dengan peringatan hardiknas," ungkapnya.
Sedangkan untuk lomba sendiri, banyak siswa yang membawa hewan ternaknya sendiri, mulai dari ayam, domba hingga sapi, bahkan selain siswa, turut pula hewan ternak peliharaan sekolah.
Untuk penilaian sendiri Disdikpora Purwakarta menyerahkan penilaian kepada Dinas Peternakan Purwakarta, sedangkan lomba tersebut terbagi dalam dua kelompok umur siswa, yaitu Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Purwakarta.
[rus]
BERITA TERKAIT: