Berdasarkan data dari Kepala Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, hari ini (Senin, 3/1) telah ditemukan 8 motor (7 motor ada nomor polisi dan 1 motor tidak ada nomor polisi), 1 tas berisi laptop Acer, 1 tas Handycam (tidak ada isinya) dan 2 buah helm.
"Belum ditemukan adanya korban tambahan. Kondisi abu vulkanik tebal yang menutupi lahan dan adanya susulan awan panas di Desa Sukameriah menyebabkan evakuasi sulit," katanya.
Pada pukul 12.30 WIB, berdasarkan rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), proses pencarian hari ini dihentikan karena terjadi erupsi setinggi 2.500 m dan luncuran awan panas 2.500 m.
"Tim SAR gabungan masih menunggu kondisi aman. Strategi evakuasi mendasarkan pada rekomendasi PVMBG di lapangan," terangnya.
170 personil tim SAR gabungan dikerahkan untuk evakuasi korban awan panas. Tim terdiri dari 35 orang Kodim 0205 TK, 30 orang Yon 125/SMB, 41 orang Brimob, 20 orang Basarnas, 10 satpol PP, dan 34 relawan.
Hingga saat ini, jumlah korban awan panas Gunung Sinabung adalah 15 orang meninggal (7 orang mahasiswa, 4 pelajar, 3 warga Sukameriah, dan 1 warga Kabanjahe) dan 2 orang luka-luka yang masih dirawat di RS Efarina Etaham.
[ald]
BERITA TERKAIT: