"Saya kira fifty-fifty," ujar anggota Partai Hanura Lily Chodijah Wahid di Bale Karsa, Jalan Citarum Surabaya, Rabu (14/8).
"Banyak juga orang Muslimat NU yang bicara ke saya, mereka tidak mendukung Khofifah. Tapi kalau ketahuan memang terancam dipecat mereka," sambung adik Gus Dur itu.
Mantan anggota Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga mengingatkan agar pesantren keluarga mereka, Tebu Ireng, di Jombang, tidak dibawa-bawa dalam pemilihan gubernur Jawa Timur ini. Dia menjelaskan, Tebu Ireng adalah lembaga pendidikan dan tidak boleh menjadi alat politik praktis.
"Gus Solah (Salahuddin Wahid) punya pandangan politik dukung Khofifah itu pribadi. Alumni Tebu Ireng kalau mau dukung Karsa ya silakan, nggak ada larangan," ujarnya.
"Tidak ada keharusan alumni Tebu Ireng dukung Khofifah," kata Lily yang siap jadi jurkam Karsa.
[dem]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: