"Ini sebagai simbol kami menitipkan budaya Sunda dan penghormatan wanita kepada teh Rieke dan kang Teten," ujar Putut yang didampingi KH Maman Imanulhaq di Keputren Putridalem Jatitujuh. Majalengka, Jawa Barat, Sabtu (22/12).
Sementara dalam kesempatan itu juga, KH.Maman mengatakan bahwa acara tersebut bukanlah kampanye pasangan yang diusung PDI Perjuangn itu. Pasalnya, pada acara tersebut pihaknya yang mengundang pasangan nomor urut lima tersebut.
"Saya bertanggung jawab, acara ini saya yang mengundang, bukan mereka yang mengundang," tuturnya.
Dalam kesempatan itu juga, Rieke yang datang telat karena mengaku terjebak macet mengatakan, dirinya dan Teten berjanji akan memperhatikan dan melestarikan budaya Sunda. Anggota DPR ini juga berjanji akan memperhatikan nasib perempuan termasuk TKW.
"Nanti warga miskin, akan gratis pendidikannya dan untuk TKI akan ada pelatihan dan pembekalan, ada kartunya," pungkasnya.
Acara ini diisi dengan Pementasan Wayang Golek dengan lakon Main Dadu, Dzikir Cinta Kyai Maman, Orasi Kebangsaan Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki, Tari Topeng, Sintren dan Wayang Golek Ki Suhadi.
[wid]
BERITA TERKAIT: