Dede Yusuf Minta Bawasda Diperkuat Jadi Penyelidik Internal untuk Cegah Korupsi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Senin, 10 Desember 2012, 15:13 WIB
Dede Yusuf Minta Bawasda Diperkuat Jadi Penyelidik Internal untuk Cegah Korupsi
ilustrasi
rmol news logo Selain soal pembuatan PO BOX antikorupsi, Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf Macan Effendi juga menekankan revitalisasi Bawasda (Badan Pengawas Daerah) sebagai lembaga inspektorat internal pemerintah daerah dalam mencegah terjadinya tindak pidana korupsi.

Rekrutmen SDM di Bawasda Pemda menurut Dede harus layaknya rekrutmen penyidik di lembaga penegak hukum. Sehingga para personel Bawasda mampu melakukan tindakan pencegahan.

"Bawasda harus mampu mengendus, penciumannya harus tajam untuk mencegah penyelewengan, Bawasda bukan untuk menakut-nakuti dinas melainkan upaya pencegahan dengan melibatkan unsur media massa dan LSM antikorupsi," ujar Dede usai mengikuti puncak peringatan Hari Anti Korupsi dan HAM di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/12).

Wagub menekankan, para personel Bawasda harus mendapatkan pendidikan penyelidikan dari lembaga hukum seperti KPK, Polri, BPK & Kejaksaan. Dengan demikian Bawasda bisa memainkan peran yang signifikan dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa.

"Ini soal good will pemberantasan korupsi. Bawasda harus menjadi penyelidik internal di Pemda. Karena personel Polri, Kejaksaan, BPK dan KPK terbatas, sulit mengawasi penyelewengan di seluruh pemda kalo tidak merevitalisasi Bawasda," cetus mantan aktor laga ini. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA