Impian Hakim Naim, calon jemaah haji asal Kelurahan Benu-Benua Kota Kendari, untuk menunaikan ibadah haji ke tanah suci musnah seiring efek vaksin membuat sekujur tubuhnya melepuh dan terus mengelupas.
Sekujur tubuh Hakim Naim terkelupas mulai dari wajah hingga ujung kaki. Selain kesulitan bergerak dan melihat, calon jemaah haji yang terdaftar pada kloter 27 embarkasi Hasanudin ini juga kesulitan untuk berdiri apalagi berjalan.
“Saya menderita seperti ini sejak saya di beri suntikan vaksin meningitis dari dokter Puskesmas Benu-benua. Ini syarat dari Departemen Agama sebelum menuju tanah suci,†kata Hakim Naim terbata-bata.
Dua hari setelah mendapat suntikan vaksin itu, calon haji inipun tiba-tiba merasakan adanya gejala yang aneh. Selain suhu tubuhnya memanas ia pun merasakan gatal yang amat sangat. Setelah itu sekujur tubuhnya akhirnya melepuh mirip luka bakar.
Menurut diagnosa dokter RSUD Sultra, Dr. Rohana Sari Suaib, pasien menderita penyakit erupsi obat atau alergi obat. Sehingga, saat diberi vaksin sekujur tubuhnya langsung melepuh.
Kondisi ini pun membuat pasien beserta keluarga sangat kecewa. Selain harus batal beribadah haji ketanah suci, seluruh biaya pengobatan harus ditanggung sendiri oleh pihak pasien. Sementara pihak Kementrian Agama, Puskesmas dan Rumah Sakit Umum Daerah setempat terkesan lepas tanggung jawab.
[arp]
BERITA TERKAIT: