Delapan Kabupaten Di Jatim Zona Kuning, Sisanya Berisiko Sedang

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Kamis, 01 April 2021, 12:34 WIB
Delapan Kabupaten Di Jatim Zona Kuning, Sisanya Berisiko Sedang
Tim Pakar Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Dr. Dewi Nur Aisyah/Net
rmol news logo Pemerintah Provinsi Jawa Timur cukup berhasil mengendalikan kasus Covid-19. Terbukti dengan sudah tidak adanya zona merah di sana.

Tim Pakar Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Dr. Dewi Nur Aisyah menuturkan Jatim sudah mengalami dua kali gelombang Covid-19. Puncak pertama terjadi pada awal Juli 2020, sementara puncak kedua pada pertengahan Januari hingga Februari 2021.

Kendati begitu, saat ini kasus Covid-19 di Jatim sudah melandai. Per 31 Maret 2021, jumlah kasus aktif di Jatim adalah 2.023.

Keberhasilan Jatim menangani kasus Covid-19 dilakukan dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro.

"Sudah tidak ada lagi zona merah di Provinsi Jawa Timur, ada 8 kabuapaten/kota berisiko rendah dengan 30 kabupaten/kota dengan risiko sedang," ujar Dr. Dewi dalam rapat koordinasi pada Kamis (1/4).

Delapan kabupaten/kota yang masuk ke dalam zona kuning atau berisiko rendah adalah Gresik, Bangkalan, Pamekasan, Probolinggo, Bondowoso, Tuban, Sampang, dan Sumenep. rmol news logo article
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA