Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Thermogun Disebut Bahayakan Otak, Begini Penjelasan FKUI

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-alfian-1'>AHMAD ALFIAN</a>
LAPORAN: AHMAD ALFIAN
  • Selasa, 21 Juli 2020, 14:58 WIB
Thermogun Disebut Bahayakan Otak, Begini Penjelasan FKUI
Petugas sedang melakukan pengecekan suhu tubuh dengan Thermogan/RMOL
rmol news logo Belakangan beredar kabar yang menyebutkan termometer tembak atau thermogun dapat membahayakan otak karena memancarkan laser.

Menanggapi hal itu, tim dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) pun angkat bicara dan meluruskan pernyataan yang sempat viral tersebut.

Perwakilan dari tim FKUI Profesor Ari Fachrial menegaskan, thermogun sudah lolos uji kesehatan dan sudah diperhitungkan bahwa alat itu aman.

"Thermometer inframerah tidak memancarkan radiasi seperti sinar-X. Karena itu, tidak mempengaruhi sistem saraf termasuk juga tidak merusak retina," ujar Akademisi dan Praktisi Klinik itu melalui keterangan tertulisnya, Selasa (21/7).

Ari menjelaskan, akurasi pengukuran temperatur bergantung pada jarak dan sudut alat thermogun terhadap objek yang diukur. Maka dari itu, jangan heran jika hasil pengukuran bisa berubah-ubah.

Sama halnya dengan laser pointer, laser yang berada di Thermogan tidak ada efek berbahaya untuk otak. Kendati demikian jangan sampai menembak ke mata secara langsung karena dapat merusak retina.

Dengan begitu dapat disimpulkan alat thermogun untuk screening temperatur seseorang, bekerja dengan menerima pancaran inframerah dari benda, bukan dengan memancarkan radiasi apalagi Laser.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA