
Penangkapan terhadap Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar, adalah tsunami bagi penegakan hukum di Indonesia.
Demikian disampaikan Sekjen DPP Partai Nasdem, Patrice Rio Capella, kepada wartawan, Kamis (3/10). Hal ini sekaligus membuktikan keraguan publik pada MK atas putusan-putusannya yang kadang aneh, khususnya dalam putusan pemilu dan pilkada, walaupun tentu tidak semuanya.
"Ini betul-betul meruntuhkan benteng terakhir kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan yang mana putusannya bersifat final," ujarnya.
Rio mengaku sebagai korban atas putusan MK pada putusan perkara pemilu tahun 2009. Dia saat itu dikalahkan MK dan berakibat pada kegagalannya mendapat kursi DPR RI. Belakangan terbukti bahwa barang bukti dalam kasusnya palsu.
"Jadi saya tidak percaya dengan motto tidak akan mengalahkan yang menang dan memenangkan yang kalah. Dan KPK memang membuktikan diri sebagai sebuah lembaga yang memang harus dipertahankan," tandasnya.
[ald]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: