Penangkapan mereka terkait dugaan suap terkait sengketa Pemilukada Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah yang ditangani Mahkamah Konstitusi (MK) saat ini.
Selain ketiga orang itu, KPK juga melakukaan penangkapan terhadap dua orang lain di sebuah hotel di kawasan Jakarta Pusat. Dua orang itu adalah HB dan DH. Informasinya, HB adalah Bupati Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Hambit Bintih. Sementara DH adalah Anton S Dohong, seorang pengusaha.
Informasi yang diperoleh
Rakyat Merdeka Online, saat ditangkap Akil tak melawan. Akil malah terlihat menyesal dan menangis saat dibekuk. Informasi lainnya, saat dibekuk uang suap dari CHN dan CN disimpan dalam sebuah karung. Uang itu dalam pecahan dolar Singapura.
Jurubicara KPK, Johan Budi membenarkan bahwa duit sitaan di kediaman Akil dalam pecahan dolar Singapura. Sementara ini, uang tersebut bernilai sekitar Rp 2-3 milliar.
Saat ini, Akil sedang menjalani pemeriksaan secara intensif oleh tim dari KPK. Status Akil bersama 4 orang lain yang diciduk masih terperiksa.
[rus]
BERITA TERKAIT: