Menurut Bachrudin, dugaan praktik suap yang dituduhkan kepadanya dan calon hakim agung Sudrajad Dimyati tidak terbukti sama sekali.
"Saya harap Misbahul Munir untuk tampil dan meminta maaf," katanya, di gedung DPR, Jakarta, Senin (30/9).
Politisi tambun ini mengatakan, sesaat setelah kejadian ia langsung menjelaskan kepada jurnalis yang menduganya melakukan praktik suap bahwa dirinya hanya menanyakan soal calon hakim agung perempuan dari kalangan karir dan non karir kepada Sudrajad Dimyati. Juga, bukan amplop tebal yang dikeluarkan dari kantongnya melainkan hanya secarik kertas.
"Si Misbahul diundang sama Komisi Yudisial tidak mau datang, lalu teman saya menelpon dan jawabannya bahwa dia hanya menduga-duga saja, dan saya punya rekaman pembicaraannya. Dia tidak sadar bahwa berandai-andai itu dapat membuat fitnah, dan fitnah lebih kejam dari pembunuhan," jelasnya.
Lebih jauh, Bahruddin mengaku akan melapor ke Dewan Pers apabila jurnalis Okezone.com dimaksud tidak juga meminta maaf kepadanya.
"Saya akan serahkan ke Dewan Pers. Kan, kita ini negara hukum," tegasnya.
[ald]
BERITA TERKAIT: