Sabtu, 16 Mei 2026, 15:02 WIB
Ilustrasi (Imagined by Babbe)
RMOL. Saham perusahaan es krim Magnum Ice Cream Company melonjak tajam setelah muncul laporan bahwa sejumlah perusahaan ekuitas swasta sedang mempertimbangkan untuk mengakuisisi perusahaan tersebut.
Dikutip dari CNBC International, Sabtu 15 Mei 2026, perusahaan investasi seperti Blackstone dan CD&R saat ini masih berada pada tahap awal penjajakan untuk mengajukan penawaran pembelian terhadap Magnum Ice Cream Company. Disebutkan bahwa para investor masih memantau perkembangan harga saham dan kinerja penjualan musim panas sebelum mengambil langkah lebih lanjut.
Magnum Ice Cream Company baru resmi berpisah dari Unilever kurang dari enam bulan lalu. Pemisahan ini menjadikan Magnum sebagai produsen es krim independen terbesar di dunia.
Setelah kabar potensi akuisisi muncul, saham Magnum yang tercatat di Bursa Amsterdam melonjak sekitar 9 persen, sementara sahamnya di Amerika Serikat (AS) juga mengalami kenaikan serupa. Bahkan dalam perdagangan intraday, saham sempat melesat hingga 18 persen.
Perusahaan ini menaungi sejumlah merek es krim terkenal dunia seperti Magnum, Cornetto, Heartbrand, dan Ben & Jerry’s. Meski demikian, manajemen Magnum menolak memberikan komentar terkait rumor akuisisi tersebut. Blackstone dan CD&R juga belum memberikan pernyataan resmi.
Di sisi lain, sejumlah analis masih mempertanyakan prospek pertumbuhan perusahaan. Analis UBS menilai Magnum berpotensi menghadapi tekanan dari kenaikan biaya energi dan bahan baku akibat konflik di Timur Tengah, serta risiko melemahnya daya beli konsumen.
Namun, UBS juga melihat perusahaan masih memiliki ruang untuk menjaga profitabilitas, termasuk melalui penurunan harga komoditas seperti susu dan minyak sawit.
Magnum sebelumnya melaporkan kinerja kuartal pertama 2026 yang cukup positif. Penjualan perusahaan mencapai 1,77 miliar Euro atau sekitar 2,06 miliar Dolar AS, melampaui ekspektasi pasar setelah sebelumnya mengalami pelemahan pada kuartal sebelumnya.
Analis Jefferies mengatakan perbaikan kinerja mulai terlihat, terutama di pasar Eropa. Namun mereka menilai pertumbuhan perusahaan masih belum merata dan ketidakpastian terkait margin laba masih menjadi perhatian investor.
“Kuartal kedua akan sangat penting bagi persepsi pasar terhadap perusahaan,” tulis Jefferies dalam catatannya.
Pasar kini menantikan performa penjualan Magnum selama musim panas, yang biasanya menjadi periode penjualan terbesar bagi industri es krim. Saat ini, Magnum Ice Cream Company memiliki kapitalisasi pasar sekitar 9 miliar Dolar AS.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.