Sabtu, 04 April 2026, 23:32 WIB
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu, 4 April 2026. (Foto: RMOL/Abdul Rouf)
RMOL. Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak menyampaikan duka mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI dalam misi perdamaian dunia di Lebanon.
“Jadi kami hari ini berduka, tiga anggota kita gugur,” kata Maruli usai memimpin upacara pelepasan jenazah di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu, 4 April 2026.
Ia juga mengungkapkan adanya laporan prajurit lain yang mengalami luka dalam insiden tersebut, meski informasi detail masih belum sepenuhnya diterima.
"Termasuk juga kami mendengar ada berita yang memang kami sendiri masih belum terlalu pasti untuk menerima kondisi terakhirnya," ujarnya.
Menurutnya, terdapat beberapa prajurit yang menjalani perawatan, termasuk dua orang dari Angkatan Darat.
“Ada yang kondisi masuk rumah sakit ada berapa orang, di Angkatan Darat ada dua orang. Memang kami belum dapat informasinya secara detail,” tambahnya.
Maruli menegaskan gugurnya tiga prajurit merupakan kehilangan besar bagi TNI karena mereka merupakan personel terbaik yang dipilih untuk misi perdamaian.
“Tapi yang untuk tiga orang ini kami sangat kehilangan. Beliau-beliau ini adalah putra-putra terbaik kami yang memang kami pilih dulu untuk berangkat penugasan peacekeeping,” tegasnya.
Di sisi lain, Mabes TNI bersama Kementerian Pertahanan tengah menyiapkan penelusuran penyebab insiden, sementara seluruh prajurit di lapangan dipastikan telah dibekali SOP menghadapi berbagai situasi.
“Enggak usah risau. Sebetulnya mereka juga tahu apa yang harus dilakukan. Tapi apapun juga semua pasti ada risikonya. Yang penting doakan saja, mudah-mudahan semua berjalan dengan baik,” pungkasnya.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.