Menurut laporan resmi, pesawat yang membawa Kepala Negara dan rombongan terbatas mendarat di Pangkalan Militer Andrews, menandai dimulainya rangkaian kunjungan kerja strategis ke Washington DC.
Kedatangan Presiden disambut oleh Duta Besar RI untuk AS Dwisuryo Indroyono Soesilo, Atase Pertahanan RI Washington E. Wisoko Aribowo, serta Maintenance Group Commander Gary Charland.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden dijadwalkan menjalani sejumlah agenda penting yang berfokus pada penguatan kemitraan bilateral dan perluasan kerja sama strategis lintas sektor.
“Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah aktif diplomasi langsung Presiden Prabowo untuk meningkatkan rantai ekonomi serta produktivitas industri dalam negeri,” ungkap Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulis.
Salah satu agenda utama adalah pertemuan bilateral dengan Presiden AS Donald Trump, sekaligus penandatanganan kesepakatan dagang Agreement on Reciprocal Trade (ART) yang diharapkan memperkuat arus perdagangan dan investasi kedua negara.
Selain itu, Prabowo juga akan menghadiri rapat perdana Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian pada Kamis, 19 Februari 2026, sebagai bagian dari komitmen Indonesia dalam mendorong stabilitas dan perdamaian global.
Sebelumnya, keberangkatan Prabowo dari Indonesia menuju AS turut didampingi oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia dan Seskab Teddy.
BERITA TERKAIT: