Menurut laporan dari otoritas medis setempat, sedikitnya 27 orang dilaporkan tewas dan ratusan lainnya luka-luka akibat bentrokan antara anggota milisi dari brigade 444 dan Pasukan Pencegahan Khusus.
"Lebih dari 100 orang terluka dalam pertempuran yang meletus sejak Senin malam," kata Pusat Pengobatan dan Dukungan Darurat Libya.
Seperti dimuat
Time Colonist, Rabu (16/8), bentrokan mematikan itu diduga terjadi setelah seorang komandan senior brigade 444, Mahmoud Hamza ditahan oleh kelompok saingannya di sebuah bandara di Tripoli.
Sepanjang pertempuran, penduduk setempat mendengar banyak tembakan yang meletus selama beberapa jam di wilayah tersebut dn kebakaran merajalela di lokasi kejadian sehingga membuat pemerintah Libya menangguhkan penerbangan menuju bandara utama Tripoli.
Kementerian Kesehatan mendesak pihak yang bertikai untuk mengizinkan ambulans dan tim darurat memasuki daerah yang terkena dampak, terutama di selatan kota di negara itu.
Bentrokan ini disebut menjadi yang terparah dalam berbulan-bulan terakhir di Tripoli, dan memperburuk keadaan di ibu kota yang telah lama dilanda konflik.
Negara kaya minyak itu telah terpecah sejak 2014 antara pemerintahan saingan di timur dan barat, yang masing-masing didukung oleh sejumlah milisi bersenjata lengkap dan pemerintah asing yang berbeda.
BERITA TERKAIT: