"Kami menghormati simbol resmi negara Rusia yang, bersama dengan lambang dan lagu kebangsaannya, mewakili kedaulatan dan kemerdekaannya dan menegaskan kesinambungan antar generasi masyarakat multi-etnis kami," kata Putin, dalam situs resmi Kremlin, Senin (22/8).
Menurutnya, bendera Rusia melambangkan keyakinan rakyat pada nilai-nilai tradisional bahwa mereka tidak akan pernah menyerah dalam menjunjung kebenaran dan keadilan, solidaritas dan belas kasihan, dan rasa hormat terhadap sejarah Rusia yang tak terputus selama berabad-abad.
"Pencapaian dan kemenangan nenek moyang kami yang menginspirasi kami untuk peduli dan membela Tanah Air kita, dan tidak pernah mengizinkan hegemoni atau diktat asing. Keinginan untuk hidup sesuai dengan keinginan kita sendiri, untuk memilih jalan kita sendiri dan mengikutinya, telah menjadi bagian dari kode genetik rakyat kita," kata Putin.
Ia kemudian memaparkan bahwa bendera putih, biru dan merah yang berkibar pertama kali di kapal perang Rusia pada tiga abad lalu, akan tetap menjadi simbol Rusia di masa-masa sulit.
"Saya yakin bahwa bendera nasional Rusia akan selalu menjadi simbol suci bagi semua generasi warga negara kita. Ini akan menginspirasi mereka untuk kejayaan militer, pencapaian dalam berbagai bidang, termasuk sains, budaya, dan olahraga. Ini akan membuat mereka bangga dengan Tanah Air mereka," tegas Putin, menambahkan bahwa Rusia adalah kekuatan dunia yang kuat dan mandiri.
Rusia menetapkan Hari Bendera Nasional lewat Dekrit Presiden pada 1994. Pada 22 Agustus 1991, Rusia mengeluarkan resolusi yang menetapkan bendera nasional Rusia terdiri dari tiga warna, putih, biru, dan merah tua.
Putin menutup pidatonya dengan mengatakan bahwa mulai 1 September mendatang, setiap minggunya, semua sekolah di Rusia akan mengadakan upacara pengibaran bendera dan menyanyikan lagu kebangsaan.
BERITA TERKAIT: