Jembatan Kereta Api Pertama Penghubung China-Rusia Segera Diresmikan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Kamis, 18 Agustus 2022, 14:05 WIB
Jembatan Kereta Api Pertama Penghubung China-Rusia Segera Diresmikan
Pembangunan jembatan di sepanjang Sungai Heilongjiang, yang merupakan Jembatan Rel Tongjiang Tiongkok-Rusia/Net.
rmol news logo Setelah bertahun-tahun tertunda, proses pembangunan jembatan kereta api China-Rusia pertama di seberang Sungai Heilongjiang dilaporkan telah selesai dikerjakan.

Seorang sumber yang mengetahui kemajuan konstruksi mengatakan kepada media pemerintah China, Global Times bahwa jembatan itu diharapkan mulai beroperasi secara resmi pada awal bulan ini.

Para analis menilai, operasi resmi jembatan kereta api Tongjiang-Nizhneleninskoye yang menghubungkan China dan Rusia akan memainkan peran penting dalam perdagangan bilateral dan transportasi darat lintas benua.

Sebuah sumber mengatakan jembatan sepanjang 7.194 meter yang menghubungkan kota Tongjiang di Provinsi Heilongjiang China Timur Laut dengan Nizhneleninskoye di Timur Jauh Rusia dapat mulai beroperasi bulan ini, karena semua persiapan dan proyek tambahan telah selesai.

Namun, sumber tersebut menekankan bahwa pengumuman resmi tentang tanggal pembukaan yang tepat belum dirilis.

Konstruksi jembatan pertama kali dimulai pada tahun 2014. Pada Agustus 2021, ketika rel dipasang, penggunaan jembatan tertunda oleh banjir musim panas di Sungai Heilongjiang, juga dikenal sebagai Sungai Amur di Rusia.

Rusia merayakan penyelesaian bagian jembatan mereka pada bulan April, di dekat desa Nizhneleninskoye di Daerah Otonomi Yahudi.

China dan Rusia telah membangun infrastruktur lintas batas dalam beberapa tahun terakhir untuk meningkatkan perdagangan.

Juni lalu kedua negara membuka lalu-lintas jembatan jalan raya China-Rusia pertama, yang membentang dari Heihe, sebuah kota perbatasan di Heilongjiang, ke kota Blagoveshchensk Rusia yang membentang di Sungai Heilongjiang.

Peningkatan koneksi di atas sungai terjadi saat Rusia mencari peluang untuk meningkatkan ekspor dari Timur Jauhnya, dan China sedang mencari cara untuk mendiversifikasi impor komoditas utamanya seperti bijih besi.

Jembatan kereta api dipercaya bisa memainkan peran penting. Ini juga akan mempersingkat perjalanan antara Heilongjiang dan Moskow sebesar 809 kilometer dan menghemat 10 jam waktu perjalanan, dibandingkan dengan perjalanan melalui penyeberangan perbatasan Suifenhe.

Barang ekspor juga dapat mencakup batu bara, mineral, pupuk, dan produk kayu ke China.

Dalam tujuh bulan pertama tahun ini, perdagangan China dengan Rusia naik 29 persen tahun-ke-tahun menjadi 97,71 miliar dolar AS, mempercepat 1,8 poin persentase dari paruh pertama tahun 2022. rmol news logo article

EDITOR: RENI ERINA

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA